====== GENERAL SERVICE WATER ======

General Service Water atau Sistem Pendingin Air Tawar adalah sistem pensuplay air tawar yang digunakan sebagai media pendingin beberapa peralatan yang ada di PLTU Suralaya.

Caranya adalah dengan mengambil panas dar minyak pelumas/oli ataupun gas Hydrogen (H2)
sengaja digunakan air tawnr meminimalkan resiko kerusakan saat kontak dengan logam (dibandingkan dengan air laut) serta untuk memudahkan perawatan.Sedangkan media pendingin air tawar ini adalah air laut yang akan mendinginkannya di GSW Cooler.

Setiap unit [[suralaya:PLTU]] akan dilayani dengan 3 buah pompa GSW dengan 2 bauh operasi dan 1 buah standby.

===== 1.FUNGSI PERALATAN =====
Sistem ini berfungsi untuk mengambil panas dari oli atau zat pendingin lain dari komponen yang berputar. Contohnya oli dari pompa (BFP), Fan-fan (FDF, IDF, PAF, GRF), [[Turbin]] serta gas Hidrogen pada [[Generator]]. Sebagai meddia pendingin oli dan gas hidrogen akan naik suhunya. Agar dapat digunakan kembali maka panasnya diambil oleh air tawar pada sistem ini. Selanjutnya pannas pada pada air tawar akan dilepas kepada air laut di GSW Cooler.

===== 2. PRINSIP KERJA ====
Air dikenal sebagai media pengambil panas yang baik. Untuk itu hanyak sekali peralalan teknik yang menggunakan air sebagai media pengmabil panas terutama peralatan mesin. Namun dibalik sifat lenturnya air juga mengadung beberapa kekurangan misalnya bersifat korosi terlebih ait laut, serta kemungkina kebocoran dan perubahan fasa. Sistem Pendingin Air Tawar (General Service Water) di [[suralaya:PLTU Suralaya]] juga diadakan dengan pertimbangan tersebut.

Air tawar disupply oleh GSW Head Tang dipompakan oleh GSW pump ke GSW Cooler setelah sebelumnya dilewatkan pada Self Cleaning Strainer (penyaring mampu balik sendiri). Air dingin ini akan mengalir pada peralatan-peralatan yang perlu didinginkan misalnya Turbin, BFP, Fan-fan, Generator dsb, dan selanjutnya akan kembali ke GSW Pump. Siklusnya memang siklus tertutup untuk mcncegah intrusi oksigen yang dapat menyebabkan korosi peralatan.

Dengan terjadinya kebocoran maka air penambah akan disuplai oleh GSW Head Tank yang mendapatkan air dari Demin Tank.

===== 3. PERALATAN UTAMA DAN PERALATAN YANG DIDINGINIKAN =====

==== Peralatan utama dari sistem ini adalah: ====
  - **GSW Head Tank** \\ Adalah tangki pensupplai air penambah jika sistem kurang karena adanya kebocoran. Bekapasitas 15m³ dan ditempatkan lebih tinggi dari pompa GSW agAr dihasilkan head positif yangl tidak memungkinkan intrusi udara yang mombawa oksigen. \\ \\
  - **GSW Pump** \\ Adalah pampa yang fungsinya untuk mengalirkan air tawar pendingin. Tiap unit tersedia 3 buah pompa dengan kapasitas 100% dengan pola operasi 2 buah jalan, 1 bh stand by. \\ \\
  - **GSW Cooler** \\ Adalah tempat pertukaran panas antara air tawar sistem GSW dengan air laut, sehingga air tawar kembali dingin yang memungkinkan kembali digunakan. Tiap Unit tersedia 2 buah GSW Cooler dengan kapasitas 100%, dengan pola operasi 1 buah operasi, 1 buah stand by. \\ \\
  - **Self Cleaning Stariner** \\ Adalah penyaring yang mampu membersihkan sendiri. Ukuran saringannya 5 mm dengan perbedaan press 1500 mmWg. Tiap unit tersedia 2 buah dengan pola operasi bergantian dengan setting waktu.

==== Peralatan yang didinginkan oleh sistem ini adalah: ====
<WRAP group>
<WRAP half column>
1. BFP Cooler \\
2. Mill Lube Oil Cooler \\
3. FDF Motor & lube oil Cooler \\
4. IDF Motor & lube oil Cooler \\ 
5. PAF Motor & lube oil Cooler \\
6. GRF Motor & lube oil Cooler \\
7. Main & Mill Air Heater \\
</WRAP>

<WRAP half column>
8. Analytical lnstrumen Cooler\\
9. IAC (Instrumen Air Compressor) \\
10. Turbin lube Oil Cooler \\
11. H2 Seal Oil Unit \\
12. Generator H2 Cooler \\
13. Exciter Air Cooler \\
</WRAP>
</WRAP>

===== 4. PROSEDURE SINGKAT PENGOPERASIAN =====
==== a. PERSIAPAN ====

  - PERSIAPAN GSW HEAD TANK \\ 
    - Pastikan isolation valve untuk kontrol dalam kondisi terbuka (udara instrumen, sensor level, sensor L/S alarm high/low, sensor LCV / Level Control Valve). \\ \\
  - Pengisian GSW Head Tank \\
    - Tutup secara manual Controller untuk LCV
    - Buka isolation valve inlet/outlet LCV
    - Tutup isolation valve Bypass LCV
    - Buka isolation valve Supply dari Demin Pump
    - Start Demin Supply Pump
    - Atur pembukaan LCV GSW Head tank secara manual. Periksa kenaikan levelnya
    - Periksa Venting Line dari GSW Head Tank hingga GSW Pump, jika tidak ada udara lagi yang keluar, tutup venting
    - Bila level GSW Head Tank sudah 100 mm, set Controller ke posisi Auto
    - Buka isolation valve Glass Gauge sisi atas dan bawah
    - Buka isolation valve Outlet GSW Head Tank (jika ada) \\ \\
  - Pengoperasian GSW Cooler
    - Buka 25% isolation valve Air Vent Water Box
    - Buka 25% isolation valve Sea Water Cooler
    - Buka isolation valve Drain line Outlet Sea Water Cooler, jika sudah keluar air, tutup kembali.
    - Buka Outlet valve Sea Water Cooler
    - Jalankan CWP
    - Buka inlet Valve Sea Water Cooler
    - Buka inlet valve GSW Cooler
    - Buka 30% Outlet valve GSW Cooler
    - Buka sensor Differential Pressure GSW Cooler
    - Venting Line GSW
    - Tutup isolation Valve Back Wash GSW Cooler \\ \\
  - Pengoperasian Self Cleaning Strainer GSW Cooler
    - Buka isolation valve untuk peralatatan kontrol.(Sensor Differential Pressure, PG differential press Strainer, sensor PT, sensor GSW Header Press)
    - Buka inlet dan Outlet valve GSW Self Cleaning Strainer
    - Pastikan Drain valve Strainer GSW dalam kondisi tertutup
    - Tutup isolation valve Bypass GSW Strainer \\ \\
  - GSW Pump
    - Buka Suction dan Discharge Valve GSW Pump
    - Buka isolation valve PG Suction dan Discharge Pump
    - Buka isolation valve PG in/out Bard Seal Pump
    - Buka venting dan Drain valve sampai keluar air, lalu tutup kembali. \\ \\
  - Power Supply \\
    - Pastikan 300 V Breaker GSW Pump ON, select REMOT
    - Pastikan 300 V Breaker GSW Self Cleaning GSW Cooler ON, Select Remote.